Selasa, 19 Agustus 2014

Apa itu Akreditasi

Akreditasi adalah pengakuan formal yang diberikan oleh badan akreditasi terhadap kompetensi suatu lembaga atau organisasi dalam melakukan kegiatan penilaian kesesuaian tertentu.
Dalam Hal ini, Puskesmas Adiwerna sedang mempersiapkan Penilaian Akreditasi yang baru yang bertaraf Nasional.
Tahun Kemaren Puskesmas Adiwerna sudah terAkreditasi tetapi dalam lingkup Jawa Tengah, Sedangkan saat ini Penilaian Akreditasi harus mencakup Nasional

Sumber:http://www.kan.or.id


Karyawan puskesmas Adiwerna sedang mendiskusikan tenang penilaian akreditasi tahun ini

Kamis, 14 Agustus 2014

17 Agustus 2014


17 agustus tahun 45 itulah hari kemerdekaan kita
hari merdeka, nusa dan bangsa
hari lahirnya bangsa indonesia, merdekaaaa
pada hari kemerdekaan ini yaitu 17 agustus 2014, puskesmas adiwerna seperti biasa
memperingatinya dengan mengadakan lomba lomba yang biasa di adakan di seluruh indonesia.
perlombaan ini di adakan bertujuan selain memperingati hari kemerdekaaan tetapi juga untuk mempererat
tali persaudaraan antar dokter, bidan, karyawan, staff, bahkan anak anak magang yang berada di puskesmas adiwerna.
perlombaan yang di selenggarakan di sini antara lain: lomba balap kelereng dengan rintangan, lomba bola mesra, dan masih banyak lagi
semua karyawan ikut dalam lomba ini, selain untuk mendapatkan hadiah pemenang, juga untuk berpartisipasi
merayakan kemerdakaan negri ini
merdekaaaaa ^_^

Rabu, 25 Juni 2014

OPTIMALISASI DESA SIAGA MENUJU DESA ODF

Sejak tahun 2006 Kementrian Kesehatan meluncurkan kebijakan program Desa Siaga. Tetapi tampaknya kebijakan tersebut belum mampu memberdayakan masyarakat dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah kesehatan pada tingkat Desa. Kebijakan tersebut mendorong partisipasi masyarakat untuk melaksanakan program kesehatan pemerintah, dengan  menumbuhkan inisiatif dan kemandirian masyarakat dalam memecahkan masalah kesehatan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan mobilisasi sumberdaya internal-eksternal.
Di wilayah Kerja Puskesmas Adiwerna terdapat sepuluh desa. Dari data Program Promosi Kesehatan tahun 2013, strata sepuluh desa tersebut masih dalam strata desa siaga madya. Pada tahun 2014, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal menerapkan kebijakan baru terkait Desa Siaga. Kebijakan yang mengharuskan setiap Puskesmas harus memiliki desa binaan dengan strata Desa Siaga Paripurna dan memiliki Desa ODF.
Pada tahun 2014, Puskesmas Adiwerna megoptimalkan pembinaan di dua desa tanpa mengkesampingkan desa yang lain. Desa yang terpilih memiliki sumberdaya internal dan eksternal yang dapat mendukung upaya menuju strata Desa Siaga dan Desa ODF (Open Defection Free). Desa tersebut adalah desa Tembok Luwung dan Desa Lemah Duwur.


Jumat, 30 Mei 2014

Pelatihan Konseling Menyusui Bagi Kader Posyandu Tahun 2014


       Bayi baru lahir perlu mendapat perwatan yang optimal sejak dini, termasuk pemberian makanan yang ideal. Tidak ada satupun makanan yang ideal untuk bayi baru lahir selain ASI. World Health Organization (WHO) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) menganjurkan pemberian ASI secara eksklusif—yaitu memberikan hanya ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan. Tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI dalam jumlah cukup merupakan makanan terbaik pada bayi dan dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi selama 6 bulan pertama. ASI merupakan makanan alamiah yang pertama dan utama bagi bayi sehingga dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal. 

KEBAIKAN ASI DAN MENYUSUI.
       ASI merupakan makanan alamiah yang baik untuk bayi, praktis, ekonomis, mudah dicerna untuk memiliki komposisi, zat gizi yang ideal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pencernaan bayi.  ASI mengadung laktosa yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu buatan. Didalam usus laktosa akan dipermentasi menjadi asam laktat. yang bermanfaat untuk: 
  • Menghambat pertumbuhan bakteri yang bersifat patogen. 
  • Merangsang pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menghasilkan asam organik dan mensintesa beberapa jenis vitamin. 
  • Memudahkan terjadinya pengendapan calsium-cassienat.
  • Memudahkan penyerahan herbagai jenis mineral, seperti calsium, magnesium. 
  • ASI mengandung zat pelindung (antibodi) yang dapat melindungi bayi selama 5-6 bulan pertama, seperti: Immunoglobin, Lysozyme, Complemen C3 dan C4, Antistapiloccocus, lactobacillus, Bifidus, Lactoferrin. 
  • ASI tidak mengandung beta-lactoglobulin yang dapat menyebabkan alergi pada bayi.  
  • Proses pemberian ASI dapat menjalin hubungan psikologis antara ibu dan bayi. 
  • Suatu rasa kebanggaan dari ibu, bahwa ia dapat memberikan “kehidupan” kepada bayinya. 
  • Hubungan yang lebih erat karena secara alamiah terjadi kontak kulit yang erat, bagi perkembangan psikis dan emosional antara ibu dan anak. 
  • Dengan menyusui bagi rahim ibu akan berkontraksi yang dapat menyebabkan pengembalian keukuran sebelum hamil 
  • Mempercepat berhentinya pendarahan post partum. 
  • Dengan menyusui maka kesuburan ibu menjadi berkurang untuk beberpa bulan (menjarangkan kehamilan)  Mengurangi kemungkinan kanker payudara pada masa yang akan datang. 
       
      Meskipun memiliki banyak keuntungan, dari hasil Penelitian dan pengamatan yang dilakukan diberbagai daerah menunjukkan dengan jelas adanya kecenderungan meningkatkannya jumlah ibu yang tidak menyusui bayi ini dimulai di kota terutama pada kelomopk ibu dan keluarga yang berpenghasilan cukup, yang kemudian menjalar ke daerah pinggiran kota dan menyebar sampai ke desa-desa. Banyak hal yang menyebabkan ASI Ekslusif tidak diberikan.
           
         Salah satu cara untuk mengoptimalkan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Adiwerna. Pada tanggal 30-31 Mei 2014 diadakan Pelatihan Konseling Menyusui Bagi Kader Posyandu. Dari kegiatan ini, diharapkan para Kader posyandu yang merupakan kepanjangan tanggan dari petugas puskesmas mampu memberikan informasi yang jelas mengenai ASI dan bagaimana cara pemberian ASI di posyandu masing-masing.




Rabu, 28 Mei 2014

Peringatan Hari Kartini




Setiap tanggal 21 April Puskesmas Adiwerna Memperingati Hari Kartini, para penerus Kartini di Puskesmas Adiwerna yang terdiri dari Dokter, Bidan, Perawat, petugas promkes, sanitarian, epidemiolog, dan petugas kesehatan lainnya selalu memegang teguh semangat Kartini dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Seperti motto Puskesmas Adiwerna yaitu " Berkarya Untuk Sehat ".

Saka Bakti Husada Puskesmas Adiwerna

                 Salah satu misi Puskesmas Adiwerna adalah menggerakkan peran serta masyarakat untuk melaksanakan pembangunan kesehatan. Pelaksanaa misi tersebut melalui banyak kegiatan diantaranya pengembangan Saka Bakti Husada. SBH juga merupakan salah satu media promosi kesehatan yang bertujuan menyebar luaskan informasi kesehatan. SBH yang dikembangkan sebagai tangan panjang Puskesmas Adiwerna untuk menyampaikan informasi kesehatan di lingkungan sekolah.
      Kaderisasi dilaksanakan melalui promosi di sekolah menengah atas ( SMA/SMK/Sederajat) yang ada di wilayah kerja Puskesmas Adiwerna. Di wilayah kerja Puskesmas Adiwerna terdapat 10 SMA/SMK/Sederajat. Kesepuluh sekolah tersebut yaitu :
  1. SMK Sabikhul Kheoer 
  2. SMK Bhakti Praja Adiwerna
  3. SMA Bhakti Praja
  4. SMK Islamiyah Adiwerna
  5. SMK Negeri 1 Adiwerna
  6. SMK Negeri 2 Adiwerna
  7. SMK Muhammadiyah Ujungrusi 
  8. MA Al-Iman Ujungrusi
  9. SMK Penawaja
  10. SMA Penawaja


         Pembinaan dilaksanakan oleh tim dari petugas Puskesmas Adiwerna dan tim Saka Bakti Husada Kabupaten tegal. Puskesmas Adiwerna meraih juara 2 dalam lomba cerdas cermat Saka Bakti Husada dalam rangka memperingati HKN ke 49 Kabupaten Tegal.


Sabtu, 17 Mei 2014

Profil Puskesmas Adiwerna

Puskesmas Adiwerna merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kabupaten Tegal Propinsi Jawa Tengah

VISI :
Terwujudnya puskesmas Adiwerna sebagai pusat pelayanan kesehatan pilihan masyarakat

MISI :
a. Melaksanakan pelayanan kesehatan yang bermutu
b. Menggerakkan peran serta masyarakat untuk melaksanakan pembangunanan kesehatan.
c. Mengembangkan unit-unit pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.